Kualitas Penegak Hukum Masih di Ragukan?

Tidak sedikit oknum penegak hukum di Indonesia menjadi bagian dari praktik mafia hukum maupun mafia peradilan, termasuk oknum kepolisian, kejaksaan, panitera atau pejabat peradilan, hakim-hakim ditingkat pertama sampai pejabat tinggi di Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstusi, beberapa dari oknum tersebut terlibat dalam kasus tindak pidana Korupsi yang merusak kualitas penegakan hukum.

Para oknum penegakan hukum yang merusak citra penegakan hukum bukanlah disebabkan kurangnya kemampuan atau ketidakmampuan mereka dalam menegakkan hukum, melainkan disebabkan oleh faktor moral oknum penegak hukum itu sendiri serta kurangnya pengawasan.

Mengutip pendapat Mantan Hakim Agung Bismar Siregar yang meragukan kualitas penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya tidak sedikit hakim yang tidak mau memahami dan mengerti akan tuntutan rasa keadilan dari masyarakat. Hakim justru melakukan hubungan atau menjalin konspirasi dengan salah satu pihak yang berperkara untuk kepentingan pribadi atau meraup keuntungan semata. Lebih lanjutnya ia katakan walaupun hakim sudah disumpah untuk menjalanlan prtofesinya dengan nada suara yang tinggi, namun banyak hakim melupakan sumpah itu demi kepentingan-kepentingan pribadi, akibatnya tuntutan rasa keadilan masyarakat menjadi korban dan diabaikan.

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://realitahukum.com/kualitas-penegak-hukum-diragukan/
TWITTER
YOUTUBE
INSTAGRAM

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

error: Content is protected !!